|
|
|
|
| Hukum dan Tata Cara Mengurus Jenazah |
|
|
| Pustaka Imam Asy-Syafi'i |
| Product Code |
: |
070882 |
| Price |
: |
Rp. 120.000
/ Rp. 96.000
|
| Weight |
: |
1,10 Kg |
Description :
Hukum dan Tata Cara Mengurus Jenazah
550 halaman
24.5 x 17.5 cm
1.1 kg
Syaikh Nashiruddin Al Albani
Diantara hak orang yang sakit atas saudaranya yang muslim adalah menjenguknya dan memberikan kegembiraan kepadanya. Jika keadannya semakin kritis, maka orang-orang yang menjenguk dapat mengingatkannya untuk banyak bertaubat, melunasi hutang, dan memberi wasiat. Dia dapat melakukannya dengan lemah lembut, tidak membuatnya merasa ketakutan karena telah dekat ajalnya. Orang yang sakitpun harus tegar keluar dari kezhaliman, memohon ampunan dari berbagai kedurhakaan dan berbaik sangka kepada Allah.
Jika ajalnya sudah dekat, disunnahkan kepada orang yang hadir didekatnya untuk membimbingnya membaca "Laa Ilaaha Illallaah" secara perlahan dan menghadapkannya ke arah kiblat. Jika sudah meninggal, hendaklah keduanya dipejamkan, sendi-sendinya dilemaskan, serta mempercepat pengurusannya selagi tidak ada kemaslahatan untuk menundanya. Pada saat-saat itulah Islam melalui petunjuk Rasulullah SAW telah menentukan hukum-hukum yang berkaitan dengannya. Bahkan, Islam juga telah mengatur ketentuan yang wajib dikerjakan oleh orang yang sedang sakit hingga ajal datang, ketentuan bagi kerabat orang yang meninggal, ta’ziyah dan ziarah qubur.
Untuk memudahkan kaum Muslimin yang ingin merujuk kepada panduan yang benar tentang cara mengurus jenazah sehingga memperoleh penjelasan yang rajih tentang permasalahan tersebut, maka Alhamdulillah dengan izin Allah Ta'ala kami dapat menerbitkan sebuah risalah terbaru dan lengkap yang mengupas tentang pengurusan jenazah yang berjudul "Hukum dan Tata Cara Mengurus Jenazah Menurut al-Qur-an dan as-Sunnah." Risalah ini kami terjemahkan dari Kitab ‘ Ahkam Al Janaaiz wa Bida’uha’ karya ulama besar Imam Muhammad Nashiruddin Al Albani bisa dijadikan rujukan dengan penjelasan yang jelas dan rajih.
|
|